Dampak Buruk Perjudian Slot Dana pada Remaja di Indonesia


Slot Dana
Dampak Buruk Perjudian Slot Dana pada Remaja di Indonesia

Remaja pada Desa Mulyasari Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara dan Apa faktor pendorong Remaja Desa Mulyasari Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara melakukan Perjudian Slot Dana.

Dampak yang terjadi pada remaja yang melakukan judi slot dana yaitu bersikap adiksi (kecanduan) dan menjadi pesta miras karena hasil kemenangan yang meraka dapatkan akan digunakan untuk berpesta minuman keras.

Selain itu ada jugaa faktor yang menyebabkan remaja melakukan judi slot dana, yaitu : faktor belajar, faktor lingkungan dan faktor lapangan kerja.

Pelanggaran terhadap norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat dikenal
dengan istilah penyimpangan sosial atau dalam perspektif psikologi disebut dengan patologi sosial (social pathology). Akibat penyimpangan sosial ini, muncul berbagai permasalahan kehidupan masyarakat yang selanjutnya dikenal dengan penyakit sosial.(Kartono, 1986:14)

Setiap perilaku yang tidak sesuai dengan nilai dan norma akan
disebut sebagai perilaku menyimpang dan setiap pelaku yang melakukan penyimpangan akan digambarkan sebagai penyimpang atau deviant.

Perilaku–perilaku menyimpang tergolong dalam masalah sosial, yaitu perilaku
yang mengandung unsur yang dianggap melanggar dan menyimpang terhadap nilai, norma, dan standar sosial tertentu. Masalah sosial seperti: prostitusi, kemiskinan, korupsi dan perjudian slot dana juga dimungkinkan dengan adanya lembaga-lembaga kemasyarakatan yang secara formal ada, akan tetapi sebetulnya secara riil sudah tidak berfungsi.

Judi slot dana merupakan masalah sosial, karena melanggar dengan norma hukum yang ada di Indonesia. Sosiologi pada dasarnya mempelajari tatanan masyarakat dari sisi yang “baik”. Namun, apabila kemudian mengenai tatanan masyarakat dari sisi yang “buruk”. Tidak hanya sosiologi, masalah sosial dan kriminologi juga turut andil dalam mengkaji pelanggaran norma atau penyimpangan. Inilah yang kemudin diperkenalkan sebagai sosiologi perilaku menyimpang. Penyimpangan sosial dari sekelompok masyarakat atau individu akan mengakibatkan masalah sosial,kejadian tersebut terjadi karena adanya interaksi sosial antar individu,individu dengan kelompok dan antar kelompok. Masalah sosial adalah sebuah gejala atau fenomena yang muncul dalam realitas kehidupan masyarakat. Masalah sosial timbul karena individu gagal dalam proses sosialisasi atau individu karena adanya beberapa cacat yang dimilikinya, dalam sikap dan berperilaku tidak berpedoman pada nilai-nilai sosial dan nilai-nilai kepercayaan yang ada dalam masyarakat.

Judi slot dana merupakan salah satu tindakan sosial yang disebabkan hilangnya kegiatan produksi, sebagai contoh dari sisi pertanian karena lahan tani digunakan untuk lahan industri.

Perjudian slot dana secara istilah adalah pertaruhan dengan sengaja yaitu mempertaruhkan satu nilai atau yang dianggap bernilai dengan menyadari adanya resiko dan harapan-harapan tertentu pada peristiwa-peristiwa permainan, pertandingan, perlombaan dan kejadian-kejadian yang tidak atau belum pasti hasilnya.

Perjudian di Indonesia sudah ada sejak zaman penjajah Belanda. Pada umumnya,
dulu perjudian selalu terkait dengan dunia malam dan hiburan. Judi di Indonesia sudah berkembang sangat pesat dengan banyaknya jenis-jenis perjudian slot dana yang berkembang di kalangan masyarakat Indonesia baik yang di lakukan dengan cara terang-terangan ataupun dengan cara sembunyai-sembunyi.

Perjudian sangat sulit untuk dihilangkan atau diberantas. Perkembangan teknologi informasi ikut member konstribusi bisnis perjudian semakin berkembang. Judi senantiasa membawa akibat buruk bagi masyarakat. Oleh kerena itu, sikap masyarakat pada dasarnya sangat setuju diberantasnya judi secara berlanjut, tegas tanpa pandang bulu terhadap para pelaku sehingga timbul tampak jera dan sadar bahwa judi adalah penyakit masyarakat.

Persebaran perjudian dapat dikatakan tidak mengenal istilah lagi, bahkan di desa
saat ini sudah banyak kita jumpai perjudian yang dilakukan oleh masyarakat. Bukan hanya orang dewasa saja yang saat ini melakukan judi. Akan tetapi, remaja pun sudah melakukan judi slot dana.

Remaja yang seyogya merupakan harapan generasi bangsa untuk dapat memajukan bangsa, justru saat ini telah terperangkap dalam penyakit masyarakat (Perjudian slot dana).

Prinsip dalam berjudi secara umum adalah sama yakni bertujuan untuk
mendapatkan keuntungan jika menang taruhan. Semakin besar uang atau barang yang dipertaruhkan harganya akan semakin besar pula uang yang didapatkan.

Remaja yang harusnya berada dibangku sekolah untuk menempuh pendidikan tidak seharusnya melakukan perjudian. Namun, apa boleh buat kebutuhan ekonomi yang kadang mendesak mereka melakukan hal ini. Tanpa mereka sadari bahwasannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka harus berjudi slot dana.

Berjudi tidak akan menjamin kebutuhan ekonomi mereka terpenuhi dan bahkan alasan lain mereka melakukan judi karena faktor tekanan situasi (lingkungan).

Harapan terhadap remaja cukup banyak. Remaja adalah pewaris masa depan,
pelopor pembangunan, pendobrak kebekuan dan saat bangsa dan Negara dalam keadaan kritis. Namun harapan itu seakan pupus karena banyaknya perilaku menyimpang yang terjadi pada remaja. Perilaku menyimpang yang mereka lakukan malah mendatangkan gangguan terhadap ketenangan dan ketertiban hidup dalam masyarakat.

Namun, kurangnya lapangan kerja merupakan satu masalah besar bagi remaja yang bahwasanya hanya memiliki tingkat pendidikan rendah. Remaja yang hanya lulus dari tingkat SD, SMP dan SMA sangat sulit saat ini untuk mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan. Mereka mencari jalan pintas untuk mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan hasil observasi di desa Mulyasari kecamatan Sukamaju Kabupaten
Luwu Utara yang mayoritas penduduknya beragama hindu sering kita jumpai banyaknya kalangan remaja yang duduk di rumah-rumah kosong setiap malamnya untuk melakukan perjudian slot dana dan remaja tersebut merupakan remaja yang tidak memiliki pekerjaan menetap.

  1. Bersikap Adiksi (kecanduan)
    Ketika seseorang sudah mulai mengenal judi maka mereka akan diseret oleh
    nafsu judi yang berlarut-larut. Selain itu kepribadian dari orang yang berjudi
    ketika mereka tidak berjudi akan menjadi labil.
  2. Menjadi gerbang masuknya Miras dan Narkoba
    Satu keburukan akan mengudang keburukan yang lain, itulah peepatah yang
    sering kita dengar begitu juga dengan kegiatan berjudi, berkumpul, bertaruh, harta dan emosi tidak lengkap rasanya kalau tidak dilengakapi dengan minumminuman beralkohol. Tidak puas mabul alkohol tentu saja mereka mencari-cari bahan lain yang lebih memuaskan hingga berakhir pada penggunaan narkoba.
  3. Membawa permasalahan Keuangan
    Judi tetap saja membawa masalah menang atau kalah uang yang mereka
    hasilkan akan tetap musnah. Ketika kalah kita harus menyerahkan taruhan kita, ketika menang ini adalah saat tepat untuk berpesta.sehingga pada akhirnya masalah keuangan selalu muncul pada para pelaku judi.