Larangan Judi Slot Pragmatic yang Membawa Kemiskinan


                                                       

Apa sih yang dimaksud dengan Judi Slot Pragmatic?

Slot Pragmatic
Larangan Judi Slot Pragmatic yang Membawa Kemiskinan

Menurut Wikipedia, perjudian adalah sebuah permainan, dimana pemain bertaruh untuk memilih satu pilihan diantara beberapa pilihan dimana hanya satu pilihan saja yang benar dan menjadi pemenang. Pemain yang kalah taruhan akan memberikan taruhannya kepada si pemenang. Jadi, Judi slot pragmatic adalah sebuah pertaruhan slot. Sebuah tindakan spekulatif yang akan menghasilkan kemenangan atau kekalahan dan untuk masuk dalam tindakan spekulatif itu, kadang orang harus mempertaruhkan sesuatu. Undian pun dapat masuk dalam kategori ini.

Mengapa Alkitab tidak mencantumkan ayat yang secara khusus mengijinkan atau melarang perjudian slot pragmatic? Yach.. Meskipun mungkin kita tidak dapat mengetahui semua alasan, salah satunya adalah sebagian besar dari segala sesuatu yang kita perbuat dalam hidup melibatkan “pertaruhan,” resiko yang diperhitungkan. Marilah melihat kepada beberapa contoh umum tentang pertaruhan dalam hidup.

Ketika seorang petani menanam tanaman secara dini untuk memperoleh keuntungan dari penjualan hasil panen yang dini, dia beresiko kehilangan investasinya dalam bencana hujan lebat di musim semi.

Ketika seseorang dalam bisnis “mempertaruhkan” uang dalam mengadakan kampanye, dia beresiko kehilangan investasinya.

Ketika seorang Jenderal mengambil kesempatan di mana sebuah manuver dapat menghentikan langkah musuh, dia mempertaruhkan hidup tentara-tentara dalam misi itu.

Ketika seseorang memperhatikan beberapa makanan yang sudah lama berada di dalam lemari es dan melewati tanggal kedaluwarsa, tidak mau membuangnya, dan berpikir, ”Mungkin tidak apa-apa,” dia berspekulasi bahwa makanan itu tidak akan membuat dia sakit (atau lebih parah lagi).

Dilihat dari arti literatur Judi slot pragmatic, bukankah semua itu juga judi, karena mempertaruhkan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu, dan resikonya apa yang ia harapkan dapat ia dapatkan (disitulah ia mendapat keuntungan/menang) atau sebaliknya ia justru kehilangan apa yang ia pertaruhkan (disitulah ia menjadi rugi / kalah).

Alasan lain bahwa berjudi slot pragmatic tidak disinggung secara khusus dalam Alkitab adalah karena ada kalanya hal itu berbaur dalam hiburan dengan cara yang tidak merugikan atau berdosa.

Semua orang pernah menonton film karena “iklannya terlihat bagus,” tetapi kemudian membencinya dan merasa menyesal karena dia mengeluarkan uang untuk menonton film itu, sudah mengalami jenis pertaruhan itu, atau mengambil resiko.

Jika seseorang memainkan sebuah permainan, dan mereka setuju bahwa “yang kalah mentraktir makan malam,” itu adalah perjudian, tetapi biasanya itu bukan dosa. Banyak hal yang tidak merugikan dalam beberapa keadaan, misalnya seperti makan, tidur, minum anggur atau alkohol, atau seks, tetapi di dalam keadaan yang lain, hal itu merugikan dan berdosa.

Contoh lain, soal Slot Pragmatic misalnya. Dosa apa nggak Nah, Jangan terkejut kalau saya katakan bahwa Alkitab pun pernah memberlakukan salah satu contoh taruhan berupa undian, dengan kata lain Undian Bukan Dosa. Misalnya :

Mungkinkah Tuhan memerintahkan melalui Musa agar orang Israel membagi dengan adil tanah yg mereka duduki, dengan cara yg berdosa, yaitu dengan undian? Jika jawabannya tidak, berarti undian, bukanlah hal yg berdosa

Tuhan sendiri menganjurkan untuk melakukan undian di dalam menetapkan siapa yg harus bertugas untuk masuk ke dalam Bait suci dan membakar ukupan. Lalu, apakah kita masih mengatakan undian itu sesuatu yg berdosa dan dilarang Tuhan ? Tentu tidak!

Dengan kata lain, segala sesuatu yang terkait dengan pertaruhan, tindakan spekulatif, undian dan sejenisnya tidak dapat “di gebyah uyah” dengan menilai dosa atau tidak. Kita harus melihat motivasinya. Undian sendiri adalah sama seperti sebuah pisau, hanya berfungsi sebagai alat. Tetapi untuk tujuan apa pisau itu digunakan, itulah yg dapat membuat seseorang berdosa. Undian sendiri bukanlah dosa sejauh dilakukan untuk sesuatu yang tidak melanggar Firman Tuhan, entah undian itu berhadiah atau undian lainnya. Demikian juga Judi dalam pengertian yang lebih luas/umum, kadangkala dapat berupa dosa, kadangkala juga tidak. Oleh karena itu, kita harus menyelidiki Firman Tuhan untuk mendapatkan prinsip alkitabiah yang menyinggung hal ini, bukan dengan mencari ayat ”Jangan Berjudi”, ”Jangan Ikut Undian” dll.

Masalah lain dengan berpartisipasi dalam perjudian yang terorganisasi seperti kuda lari, kasino atau pacuan kuda sama artinya ikut mendukung dan bertanggungjawab dalam kegiatan yang menghancurkan hidup orang banyak. Penyelidikan menunjukkan bahwa biaya sosial dari perjudian sangat besar, dan banyak penyelidikan memperlihatkan bahwa biaya itu jauh lebih besar daripada keuntungan apa pun yang diperoleh penjudi. Siapa saja boleh menghadiri pertemuan ”Gamblers Anonymous atau Gam-Anon” (untuk sahabat atau keluarga dari orang yang kecanduan berjudi) dan mendengar cerita-cerita tentang hidup yang hancur, keluarga yang berantakan, dan bisnis yang gagal yang selalu berkaitan dengan industri perjudian. Jadi jika seorang Kristen berpartisipasi dalam perjudian yang terorganisasi, dia bukan saja terlibat dalam kesenangan atau hiburan yang tidak berbahaya, namun karena hidup orang-orang yang seharusnya kita kasihi seperti mengasihi diri kita sendiri sangat disakiti.

Di dalam terang apa yang dikatakan Firman Tuhan tentang bagaimana kita sebagai orang Kristen harus menjalani hidup kita dengan komitmen total kepada Tuhan, kita harus bertanya kepada diri kita sendiri apakah hal itu sungguh bermanfaat meskipun dalam skala perjudian sosial yang kecil. Jika kita menang, kita sudah mengambil uang dari seseorang tanpa memberi imbalan apa pun kepadanya. Jika kita kalah, kita membuang uang kita yang mestinya dapat dipakai untuk tujuan yang lebih kudus.

Alkitab banyak sekali berbicara tentang uang dan kekayaan, dan itu patut diperhatikan bahwa meskipun perjudian muncul dalam budaya-budaya alkitabiah, tidak ada ”orang benar” yang berpartisipasi di dalamnya. Lebih jauh lagi, meskipun Alkitab banyak memuat ayat tentang memperoleh kekayaan, tidak satu pun ayat yang menyinggung tentang memperoleh kekayaan melalui menang dengan perjudian.

Perlu waktu, kesabaran, relasi dan doa. Karena men-tobat-kan para pecandu judi bukan perkara yang mudah, terlebih jika hal itu sudah menjadi tradisi kampung. Melekan bayi – judi, melekan manten – judi, melekan orang mati juga dipakai judi. Jalin relasi dulu apalagi you adalah pendatang – baru pelan-pelan kasih tahu fakta dan dampaknya. Singgung juga waktu atau saat mereka sakit dan konsultasi kesehatan. Gunakan setiap kesempatan yang ada dengan sabar dan penuh cinta.

Selain judi itu rijis yang berarti busuk, kotor, dan termasuk perbuatan setan, ia juga sangat berdampak negatif pada semua aspek kehidupan.

Sebab, salah satu tugas setan terdiri dari jin dan manusia adalah mengemas sesuatu yang batil (haram) dengan kemasan atau nama-nama yang indah, cantik, dan memiliki daya tarik, hingga tampak seakan-akan halal. Allah SWT berfirman.